Selasa, 25 Oktober 2022

Jiwa Muda, Semangat Baja #BerbagiPraktikBaikdanBerkolaborasi


 

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh 

Salam sejahtera bagi kita semua, 

Om Swastiastu, 

Namo Budhaya, 

Salam Kebajikan, 

Rahayu.

Hai Sahabat, bagaimana kabarnya hari ini, semoga kita selalu diberi kesehatan dan selalu semangat ya. Perkenalkan saya Titin Subari, Sahabat Rumah Belajar Kepulauan Riau tahun 2022, Unit Kerja SMP Negeri 4 Dusun Kepulauan Anambas.

Saya ingin berbagi pengalaman nih tentang perjalanan hari kesekian menuntaskan tugas akhir Pembatik Level 4 yang luar biasa dan penuh tantangan.... yuk simak perjalanan seru saya.

Kali ini saya ingin membagikan pengalaman saya berbagi praktik baik dan berkolaborasi dengan guru-guru hebat di SMP Negeri 5 Bukit Tambun.

Sahabat, desa Bukit Tambun adalah daerah penghasil sayuran, Penduduk disini  menanam berbagai sayuran dan buah yang hasilnya dijual di pasar kota Tarempa. Apabila Sahabat berkunjung kesini dan langsung ke kebun penduduk, maka Sahabat akan mendapatkan harga yang lebih miring tentunya. Nah, jika Sahabat berkesempatan datang ke Kepulauan Anambas, jangan lupa mampir kesini ya.😊

Perjalanan menuju SMPN 5 Bukit Tambun hanya memakan waktu 10 menit menggunakan sepeda motor dan of course ga ada macet-macet nya. He he he….

Setelah memasuki gerbang sekolah dan memarkirkan sepeda motor, saya disambut oleh Kepala Sekolah yang sedang duduk-duduk didepan ruang majelis guru. Beliau adalah guru Bahasa Inggris saya ketika mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Siantan.

Beliau merupakan salah satu motivator saya dan menginspirasi saya untuk melanjutkan pendidikan S1 Bahasa Inggris dan beliau selalu mengingatkan bahwa jika ingin kuliah, jangan pernah mengambil jenjang D3, nanti kamu rugi tetapi harus S1 karena siapa tahu nasibmu nanti jadi pegawai negeri dan ketika diangkat, langsung mendapatkan pangkat yang tinggi. Awalnya tentu saja saya tidak mengerti, tapi guru adalah orang tua kita disekolah, segala ucapannya saya yakin akan diijabah oleh Allah yang maha mendengar.


Kemudian kami keruangan Kepala Sekolah, berbincang sebentar, memberikan gambaran tentang apa saja yang akan dibagikan dengan teman-teman disekolah ini. Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar, Kepala Sekolah meminta agar yang menghadiri kegiatan berbagi praktik baik adalah guru mata pelajaran yang sedang tidak mengajar pada jam tersebut dan beliau menyediakan ruang multimedia agar kami dapat mengakses internet dengan mudah.

Mayoritas guru-guru disini relatif muda, bahkan wakil kepala sekolahnya adalah adik kelas satu tingkat dibawah saya dan satu angkatan CPNS. Saya sempat berbisik, “Cit, tak terase kite dah tue ye, rupenye kite lah jadi senior” kamipun tertawa kecil. Hi hi hi….



Disela-sela pemaparan berbagi praktik baik pembelajaran inovatif memanfaatkan Rumah Belajar dan PMM, saya disuguhkan teh hangat dan kue bervariasi, jadi ketika peserta sibuk mengeksporasi fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar dan PMM, kesempatan saya untuk icip-icip kue yang disajikan tuan rumah, dan tentulah saya izin dulu dengan peserta, he he….

Ketika peserta ingin login dirumah belajar sebagai guru, beberapa orang guru tidak berhasil mendaftar karena sistem tidak dapat mengenali NUPTK yang telah diinput guru, maka saya menyarankan untuk mendaftar sebagai pengguna umum saja dan Alhamdulillah berhasil.

Saya juga mengajak Wakil Kepala Sekolah untuk mendaftarkan sekolahnya dalam kelas maya sebagai penyelenggara, dan ketika telah berhasil, peserta bersemangat mendaftarkan diri sebagai guru di kelas maya, tetapi sekolah penyelenggara belum bisa ditemukan karena belum divalidasi oleh sistem. Saya menyarankan untuk menunggu sekitar dua minggu sampai satu bulan agar sekolah penyelenggara muncul di sistem.

Ketika guru mengeksplorasi sumber belajar, guru BK dan Prakarya tidak menemukan materi yang sesuai dengan mapelnya, tetapi materi Prakarya ternyata beliau menemukan di mata pelajaran Seni Budaya. Tetapi saya senang sekali karena guru-guru bersemangat untuk memanfaatkan Rumah Belajar sebagai pendamping siswa dalam pembelajaran nanti.



Saya juga menyarankan agar SMPN 5 Bukit Tambun membentuk komunitas belajar yang terdaftar di PMM dengan syarat harus menuntaskan 2 sampai 3 topik dalam fitur pelatihan mandiri. Saya menyarankan agar guru mengikuti pelatihan mandiri tersebut dan menuntaskan semua topiknya karena setiap bulan akan ada topik baru, ketika guru mengabaikannya maka, ketika diwajibkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Anambas maka mereka akan keteteran, karena setiap topik memiliki beberapa modul dan sub-sub nya yang banyak. Jadi saya menyarankan agar mengikuti pelatihan mandiri dengan cara menyicil dan konsisten memanfaatkan waktu luang yang ada agar mudah menyerap materi dan tidak merasa terbebani.

Terlebih lagi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Anambas, Bapak Tony Karnain, Ph.D. menginginkan bahwa seluruh sekolah dibawah naungannya mengadopsi Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023/2024 ini.

Sesi berakhir dan saya mengajak Kepala Sekolah dan guru-guru hebat untuk berfoto bersama, tapi maaf, sepertinya pose tangan salah ya? maaf ya sahabat,  ini akibat ga fokus dan ga ingat klo pake tangan harus seperti atap, sementara awak pakai jari. Waduh, maaf sekali lagi ya sahabat.



Dari kunjungan saya kali ini, saya mendapatkan pelajaran bahwa fitrahnya seorang guru akan selalu ingin tahu, ingin belajar dan terus belajar. Ketika teman disekitarnya mendapatkan informasi baru, mereka akan saling berkolaborasi, berdiskusi sehingga yang awalnya bute kayu, kate orang melayu, menjadi terbuka mata dan hatinya dan mengandalkan ke-kepo-annya untuk menguasai materi tersebut. Jangan jadikan faktor usia sebagai alasan untuk berhenti belajar. Sesungguhnya ketika seorang guru berhenti belajar, maka hakikatnya dia berhenti menjadi guru.

Terima Kasih kepada Kepala SMPN 5 Bukit Tambun yang telah memberi kesempatan berkolaborasi dengan guru-guru hebatnya dan berbagi praktik baik model pembelajaran inovatif memanfaatkan Fitur Rumah Belajar dan PMM. Semoga praktik baik yang saya bagikan bermanfaat bagi saya dan teman-teman guru semuanya, Amin.

Sahabat, Perjalanan menuntaskan tugas akhir Level 4 disekolah lainnya ga kalah seru lho, nantikan cerita saya selanjutnya ya, tetap semangat, teruslah menjadi pembelajar sejati dan ingat selalu untuk mendownload Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di Playstore. Manfaatkan smartphone mu agar kamu menjadi smart.

Yuk, belajar dimana saja, kapan saja dengan siapa saja. SEMANGAT!!


👉 Daftar Hadir : https://s.id/1meVt
👉 Vlog Perjalanan Berbagi : https://youtu.be/O-fTsdhTYFg
👉 Video Pembelajaran Inovatif : https://s.id/1mB5L

#PusdatinKemendikbudristek 
#MerdekaBelajar 
#PembaTIK2022
#DutaTeknologiKemendikbudristek 
#RumahBelajar2022  
#PlatformMerdekaMengajar 
#BerbagiTIK

2 komentar:

Terimakasih sudah berkomentar