Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Budhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu.
Hai Sahabat, bagaimana kabarnya hari ini, semoga kita selalu diberi kesehatan dan selalu semangat ya. Perkenalkan saya Titin Subari, Sahabat Rumah Belajar Kepulauan Riau tahun 2022, Unit Kerja SMP Negeri 4 Dusun Kepulauan Anambas.
Saya ingin berbagi
pengalaman nih tentang perjalanan hari kesekian menuntaskan tugas akhir
Pembatik Level 4 yang luar biasa dan penuh tantangan.... yuk simak perjalanan
seru saya.
Kali ini saya ingin membagikan
pengalaman saya berbagi praktik baik dan berkolaborasi dengan guru-guru hebat
di SMP Negeri 5 Bukit Tambun.
Sahabat, desa Bukit Tambun adalah daerah penghasil sayuran, Penduduk disini menanam berbagai sayuran dan buah yang hasilnya dijual di pasar kota Tarempa. Apabila Sahabat berkunjung kesini dan langsung ke kebun penduduk, maka Sahabat akan mendapatkan harga yang lebih miring tentunya. Nah, jika Sahabat berkesempatan datang ke Kepulauan Anambas, jangan lupa mampir kesini ya.😊
Perjalanan menuju SMPN 5
Bukit Tambun hanya memakan waktu 10 menit menggunakan sepeda motor dan of course ga ada macet-macet nya. He he
he….
Setelah memasuki gerbang
sekolah dan memarkirkan sepeda motor, saya disambut oleh Kepala Sekolah yang
sedang duduk-duduk didepan ruang majelis guru. Beliau adalah guru Bahasa
Inggris saya ketika mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Siantan.
Beliau merupakan salah satu motivator saya dan menginspirasi saya untuk melanjutkan pendidikan S1 Bahasa Inggris dan beliau selalu mengingatkan bahwa jika ingin kuliah, jangan pernah mengambil jenjang D3, nanti kamu rugi tetapi harus S1 karena siapa tahu nasibmu nanti jadi pegawai negeri dan ketika diangkat, langsung mendapatkan pangkat yang tinggi. Awalnya tentu saja saya tidak mengerti, tapi guru adalah orang tua kita disekolah, segala ucapannya saya yakin akan diijabah oleh Allah yang maha mendengar.
Kemudian kami keruangan
Kepala Sekolah, berbincang sebentar, memberikan gambaran tentang apa saja yang
akan dibagikan dengan teman-teman disekolah ini. Agar tidak mengganggu proses
belajar mengajar, Kepala Sekolah meminta agar yang menghadiri kegiatan berbagi
praktik baik adalah guru mata pelajaran yang sedang tidak mengajar pada jam
tersebut dan beliau menyediakan ruang multimedia agar kami dapat mengakses
internet dengan mudah.
Mayoritas guru-guru disini relatif
muda, bahkan wakil kepala sekolahnya adalah adik kelas satu tingkat dibawah
saya dan satu angkatan CPNS. Saya sempat berbisik, “Cit, tak terase kite dah
tue ye, rupenye kite lah jadi senior” kamipun tertawa kecil. Hi hi hi….
Disela-sela pemaparan
berbagi praktik baik pembelajaran inovatif memanfaatkan Rumah Belajar dan PMM,
saya disuguhkan teh hangat dan kue bervariasi, jadi ketika peserta sibuk
mengeksporasi fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar dan PMM, kesempatan saya
untuk icip-icip kue yang disajikan tuan rumah, dan tentulah saya izin dulu
dengan peserta, he he….
Ketika peserta ingin login
dirumah belajar sebagai guru, beberapa orang guru tidak berhasil mendaftar
karena sistem tidak dapat mengenali NUPTK yang telah diinput guru, maka saya
menyarankan untuk mendaftar sebagai pengguna umum saja dan Alhamdulillah
berhasil.
Saya juga mengajak Wakil
Kepala Sekolah untuk mendaftarkan sekolahnya dalam kelas maya sebagai
penyelenggara, dan ketika telah berhasil, peserta bersemangat mendaftarkan diri
sebagai guru di kelas maya, tetapi sekolah penyelenggara belum bisa ditemukan
karena belum divalidasi oleh sistem. Saya menyarankan untuk menunggu sekitar
dua minggu sampai satu bulan agar sekolah penyelenggara muncul di sistem.
Ketika guru mengeksplorasi
sumber belajar, guru BK dan Prakarya tidak menemukan materi yang sesuai dengan
mapelnya, tetapi materi Prakarya ternyata beliau menemukan di mata pelajaran
Seni Budaya. Tetapi saya senang sekali karena guru-guru bersemangat untuk
memanfaatkan Rumah Belajar sebagai pendamping siswa dalam pembelajaran nanti.
Saya juga menyarankan agar
SMPN 5 Bukit Tambun membentuk komunitas belajar yang terdaftar di PMM dengan
syarat harus menuntaskan 2 sampai 3 topik dalam fitur pelatihan mandiri. Saya
menyarankan agar guru mengikuti pelatihan mandiri tersebut dan menuntaskan
semua topiknya karena setiap bulan akan ada topik baru, ketika guru
mengabaikannya maka, ketika diwajibkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga Kepulauan Anambas maka mereka akan keteteran, karena setiap topik memiliki
beberapa modul dan sub-sub nya yang banyak. Jadi saya menyarankan agar mengikuti
pelatihan mandiri dengan cara menyicil dan konsisten memanfaatkan waktu luang
yang ada agar mudah menyerap materi dan tidak merasa terbebani.
Terlebih lagi Kepala Dinas
Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Anambas, Bapak Tony Karnain, Ph.D.
menginginkan bahwa seluruh sekolah dibawah naungannya mengadopsi Kurikulum
Merdeka pada tahun pelajaran 2023/2024 ini.
Sesi
berakhir dan saya mengajak Kepala Sekolah dan guru-guru hebat untuk berfoto
bersama, tapi maaf, sepertinya pose tangan salah ya? maaf ya sahabat, ini
akibat ga fokus dan ga ingat klo pake tangan harus seperti atap, sementara awak
pakai jari. Waduh, maaf sekali lagi ya sahabat.
Dari kunjungan saya kali
ini, saya mendapatkan pelajaran bahwa fitrahnya seorang guru akan selalu ingin
tahu, ingin belajar dan terus belajar. Ketika teman disekitarnya mendapatkan
informasi baru, mereka akan saling berkolaborasi, berdiskusi sehingga yang
awalnya bute kayu, kate orang melayu, menjadi terbuka mata dan hatinya dan
mengandalkan ke-kepo-annya untuk
menguasai materi tersebut. Jangan jadikan faktor usia sebagai alasan untuk
berhenti belajar. Sesungguhnya ketika seorang guru berhenti belajar, maka
hakikatnya dia berhenti menjadi guru.
Terima Kasih kepada Kepala SMPN
5 Bukit Tambun yang telah memberi kesempatan berkolaborasi dengan guru-guru
hebatnya dan berbagi praktik baik model pembelajaran inovatif memanfaatkan
Fitur Rumah Belajar dan PMM. Semoga praktik baik yang saya bagikan bermanfaat
bagi saya dan teman-teman guru semuanya, Amin.
Sahabat, Perjalanan
menuntaskan tugas akhir Level 4 disekolah lainnya ga kalah seru lho, nantikan
cerita saya selanjutnya ya, tetap semangat, teruslah menjadi pembelajar sejati
dan ingat selalu untuk mendownload Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar
(PMM) di Playstore. Manfaatkan smartphone mu agar kamu menjadi smart.
Yuk, belajar dimana saja,
kapan saja dengan siapa saja. SEMANGAT!!





Semangat terus ya 👍
BalasHapusTerimakasih supportnya
Hapus