Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Budhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu.
Hai Sahabat, bagaimana kabarnya hari ini, semoga kita selalu diberi kesehatan dan selalu semangat ya. Perkenalkan saya Titin Subari, Sahabat Rumah Belajar Kepulauan Riau tahun 2022, Unit Kerja SMP Negeri 4 Dusun Kepulauan Anambas.
Saya ingin berbagi pengalaman nih tentang perjalanan hari kesekian menuntaskan tugas akhir Pembatik Level 4 yang luar biasa dan penuh tantangan.... yuk simak perjalanan seru saya.
Kali ini saya ingin membagikan pengalaman saya berbagi praktik baik dan berkolaborasi dengan guru-guru hebat di SMP Negeri 1 Siantan. Sekolah ini terletak di pinggir pantai. Ketika saya mengajar dulu, saya sering mengajak murid untuk belajar dan bersantai disana he he he....
Perlu Sahabat ketahui, Sekolah ini mengikuti berbagai program seperti Sekolah Adiwiyata, Sekolah Ramah Anak dan Sekolah Bela Negara. Luar biasa kan Sahabat, semangat warga sekolah ini.
Perjalanan menuju SMPN 1 Siantan hanya memakan waktu 10 menit menggunakan sepeda motor dan of course ga ada macet-macet nya. He he he….
Sekolah ini merupakan rumah kedua saya setelah rumah yang saya tinggali, saya telah mengabdi di SMP Negeri 1 Siantan selama 9 tahun. Disekolah ini banyak sekali saya belajar dari guru-guru hebat disini. Sebenarnya saya agak segan untuk berbagi praktik baik disini, karena didalamnya terdapat orang-orang hebat yang selalu ingin belajar.
Setelah memarkirkan sepeda motor saya, saya langsung ke majelis guru, Sebelumya Saya ingin mengunjungi sekolah ini pada jam 08.00 pagi tetapi Kepala Sekolah mengatakan bahwa siswa sedang ada kegiatan, kemungkinan jam 08.00 belum selesai jadi beliau menyarankan agar berbagi praktik baik ini di jam 08.30 saja dan saya menyetujuinya.
Sahabat, saya sampai ke SMP Negeri 1 Siantan jam 08.15 menit pagi, sembari menunggu Kepala Sekolah, saya bercengkrama dengan teman-teman yang sedang tidak melaksanakan kegiatan dan disuguhi teh hangat oleh Kak Nini, CS disekolah ini.
Setelah selesai berbincang dengan teman-teman dan modal "besa bual dah habes" he he he... mereka memulai aktivitas menyiapkan bahan ajar dan penilaian dan saya pun membuka laptop melanjutkan pekerjaan saya sembari menunggu Kepala Sekolah menyelesaikan tugasnya.
Karena jam sudah menunjukkan pukul 08.40, Kepala Sekolah belum kunjung hadir dan guru menyampaikan bahwa beliau sedang membimbing anak siswa laki-laki di mushola sembari menunggu Beliau saya melanjutkan pekerjaan saya dan membuka laptop lalu saya bertemu dengan wakil kepala sekolah yang juga yang juga banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dari beliau hampir jam 9.30 jam 9 lewat jam 9 lewat barulah beliau datang ke Majelis Guru dan saya langsung mendatangi beliau kemudian saya minta izin dan berfoto dengan beliau setelah mengisi buku tamu, berbincang sebentar, dan memberikan gambaran tentang apa saja yang akan dibagikan dengan teman-teman disekolah ini.
Agar tidak
mengganggu proses belajar mengajar, Kepala Sekolah meminta agar yang menghadiri
kegiatan berbagi praktik baik adalah guru mata pelajaran yang sedang tidak
mengajar pada jam tersebut dan apabila jam pembelajaran berakhir, mereka akan
bergabung dengan kami. Beberapa orang guru juga ada yang mengikuti kegiatan pramuka
diluar sekolah dan beliau menyediakan ruang multimedia agar kami dapat
menggunakan fasilitas didalamnya serta mengakses internet dengan mudah.
Di sekolah ini, sebagian guru belum mengenal Rumah Belajar apalagi fitur-fitur bermanfaat yang ada didalamnya bagi pembelajaran, sehingga mereka begitu perhatian ketika saya berbagi praktik baik, bahkan penasaran ingin mengeksplorasi lebih jauh isi dari fitur-fitur didalamnya yang berkenaan dengan mata pelajaran yang diampunya sehingga saya harus berkeliling mendampingi guru satu-persatu ketika mereka "tersesat" saat menyelami Rumah Belajar.
Sahabat, Platform Merdeka Mengajar (PMM) merupakan wadah teknologi yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membantu dan memudahkan guru dalam melakukan proses belajar serta mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka.
Fitur-fitur yang terdapat didalamnya yaitu, Assesmen Murid, Perangkat Ajar, Pelatihan Mandiri, Komunitas, Bukti Karya dan Video Inspirasi.
Sementara Rumah Belajar adalah suatu layanan karya Pusdatin Kemdikbud yang dapat berguna bagi siswa, orangtua, dan guru dalam menciptakan proses belajar mengajar secara online. Guru-guru dapat menciptakan kegiatan pembelajaran daring yang menarik melalui website yang beralamat https://belajar.kemdikbud.go.id.
Fitur-fitur Utama Rumah Belajar Terdiri dari Sumber Belajar, Bank Soal, Laboratorium Maya dan Kelas Maya.
Sementara Fitur Pendukungnya ada Wahana Jelajah Angkasa, Edu Game, Peta Budaya, Buku Sekolah Elektronik, Blog Pena, Karya Bahasa dan Sastra dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.
Waktu berlalu dengan begitu cepatnya, tak terasa 2,5 jam saya berada diruangan ini, bercengkarama dengan guru-guru hebat didalamnya. Semangat mereka untuk berbagi dan mempelajari hal-hal baru, tak peduli ilmu itu mereka ambil dari yang tua atau yang muda, selama itu untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki kualitas pembelajaran. Semangat mereka ini masih saya rasakan sama membaranya seperti saat saya dahulu mengabdi disekolah ini.
Saya juga mengajak Kepala Sekolah untuk mendaftarkan sekolahnya dalam kelas maya sebagai penyelenggara, tetapi beliau menyampaikan nanti operator yang akan mendaftarkannya dan saya mengingatkan bahwa apabila telah terdaftar sebagai sekolah penyelenggara, maka ketika guru ingin mendaftar sebagai guru disekolah penyelenggara maka harus menunggu beberapa hari agar validasi oleh sistem dan terdaftar di kelas maya.
SMP Negeri 1 Siantan juga sudah mendaftarkan komunitasnya tetapi saat ini belum terdaftar di PMM. Memang perlu beberapa saat agar komunitas belajar suatu sekolah divalidasi oleh sistem.
Perlu diketahui sahabat, bahwa untuk membentuk komunitas belajar yang terdaftar di PMM, kita harus menuntaskan 2 sampai 3 topik dalam fitur pelatihan mandiri dan melakukan aksi nyata minimal pada topik Kurikulum Merdeka. Saya menyarankan agar seluruh guru mengikuti pelatihan mandiri tersebut dan menuntaskan semua topiknya secara bertahap karena semakin bertambah hari, t akan ada topik baru. Ketika guru mengabaikannya maka jelas mereka akan tertinggal informasi. Dan apabila ketika diwajibkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Anambas maka mereka akan keteteran, karena setiap topik memiliki beberapa modul dan sub-sub nya yang banyak. Jadi saya menyarankan agar mengikuti pelatihan mandiri dengan cara menyicil dan konsisten memanfaatkan waktu luang yang ada agar mudah menyerap materi dan tidak merasa terbebani.
Terlebih lagi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kepulauan Anambas, Bapak Tony Karnain, Ph.D. menginginkan bahwa seluruh sekolah dibawah naungannya mengadopsi Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023/2024 ini.
Tak terasa sesi berakhir setelah kami bercengkrama selama kurang lebih 2,5 jam dan saya mengajak Kepala Sekolah dan guru-guru hebat untuk berfoto bersama. Plang SMP Negeri 1 Siantan terletak didepan jalan umum jadi mau tidak mau kami berfoto disini sementara kendaraan lalu lalang didepan kami, harus mencari momen yang tepat agar pengguna jalan tidak terganggu dengan aktifitas kami dan jadilah foto bersama seperti ini dan ini fotographernya sudah mentok disudah jalan, he he he...
Dari kunjungan saya kali ini, saya mendapatkan pelajaran bahwa kita bisa mengambil ilmu dengan siapa saja baik muda ataupun tua. Selama ilmu yang dibagikan valid dan bermanfaat bagi diri dan sekitar kita. fitrahnya seorang guru akan selalu ingin tahu, ingin belajar dan terus belajar. Ketika teman disekitarnya mendapatkan informasi baru, mereka akan saling berkolaborasi, berdiskusi, sehingga persepsi dan pemahaman terhadap ilmu menyatu dan sempurna. Jangan jadikan faktor usia sebagai alasan untuk berhenti belajar. Sesungguhnya ketika seorang guru berhenti belajar, maka hakikatnya dia berhenti menjadi guru.
Terima Kasih kepada Kepala SMP Negeri 1 Siantan yang telah memberi kesempatan berkolaborasi dengan guru-guru hebatnya dan berbagi praktik baik model pembelajaran inovatif memanfaatkan Fitur Rumah Belajar dan PMM. Semoga praktik baik yang saya bagikan bermanfaat bagi saya , teman-teman guru dan khususnya bagi anak didik kita, Amin.
Sahabat, Perjalanan menuntaskan tugas akhir Level 4 disekolah lainnya ga kalah seru lho, nantikan cerita saya selanjutnya ya, tetap semangat, teruslah menjadi pembelajar sejati dan ingat selalu untuk mendownload Rumah Belajar dan Platform Merdeka Mengajar (PMM) di Playstore. Manfaatkan smartphone mu agar kamu menjadi smart.
Yuk, belajar dimana saja, kapan saja dengan siapa saja. SEMANGAT!!




Tetap semangat ya
BalasHapus